Sunday, 18 January 2026

#BerbagiSaja, Gigi: Retainer


Oke, masih pada masalah gigi. Kali ini aku akan berbagi soal retainer gigi. Mungkin ada yang masih awam dengernya ya. Aku pun juga baru denger ketika mau dipasang setelah selesai melepas behel gigi.

Ya, setelah 2 tahun akhirnya lulus juga jadi alumni behel gigi. Ada yang sama? haha. Pengalaman yang menyenangkan dan menyakitkan juga. Sakit pas awal-awal dipasang, bolak-balik kontrol, dan kadang-kadang ada terasa mengganjal di dalam mulut. Tapi karena aku menganggap sebagai hal baru alhamdulillah nya dibawa senang aja.

Alhamdulillah sekarang gigi sudah lebih rapi dibandingkan sebelumnya. Sebagai pengingat, gigiku dipasang behel saat awal-awal tiba di Makassar waktu itu Agustus 2023 karena memang sudah lama juga ada beberapa masalah pada gigi yang sebelumnya tidak rapi. Utamanya karena kesehatan, bonusnya adalah dapet estetis juga.

Setelah behel terlepas dari gigi, ternyata masih ada langkah selanjutnya yang harus dilakukan, yaitu mempertahankan posisi gigi yang sudah direposisi yang sudah dipasang behel. Sesuai namanya, secara harfiah retainer berarti penahan, yaitu mempertahankan posisi gigi yang ada agar tidak kembali seperti sebelumnya. Katanya, gigi yang sudah berubah posisinya akan bisa kembali ke posisi sebelumnya (relapse) jika tidak dipertahankan dengan alat khusus. 

Sunday, 11 January 2026

#SeparuhRenungan, Bagian 5 (Jalan Rezeki)



Halo, semuanya. Jumpa lagi di tulisan ini pada segmen #SeparuhRenungan

Maaf lama menghilang, karena ternyata banyak tambahan aktivitas baru setelah predikat berubah menjadi bapak hahaha. Terakhir aku cek ternyata nulis terakhir 31 Agustus 2024, sudah satu tahun lebih.

Kepikiran mau menulis bagian ini lagi karena ada yang memantik soal keresahan yang aku punya. Ada yang mengirimkan sebuah chat di grup perumahan. Tulisannya sederhana saja sebetulnya.

“Dalam tulisan tersebut, digambarkan seorang perempuan tua yang rela meninggalkan dagangannya di sebuah pasar agar bisa menunaikan salat tepat waktu ”

Bayangkan, di tengah-tengah pasar yang riuh seorang perempuan yang mungkin sedang butuh sekali untuk segera terjual barang dagangannya karena keluarganya membutuhkan uang untuk membeli kebutuhan keluarga, namun tetap menyempatkan salat tepat di samping dagangannya setelah suara azan berkumandang. Mungkin kalo kita yang mengalaminya kita akan melanjutkan berdagang sampai pasar tutup karena kalo kita tinggalkan dengan aktivitas lain, barang dagangan kita akan ada yang mengambil dan kita akhirnya rugi. Aku baca chat tersebut sampai selesai lalu jadi teringat aku pernah juga membicarakan hal ini.

Popular Posts